Skintific Skintific Skintific

Jateng Boyong Penghargaan Nasional Data Keluarga Terbaik, Tempati Peringkat Tiga Nasional

banner 468x60

Jateng Post — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kualitas data keluarga terbaik nasional. Dalam ajang yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Jawa Tengah berhasil menempati posisi ketiga terbaik se-Indonesia.

Data Keluarga Terbaik Ketiga Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan  BKKBN - soloaja.co
Jateng Boyong Penghargaan Nasional Data Keluarga Terbaik, Tempati Peringkat Tiga Nasional

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam acara Diseminasi Nasional Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 yang berlangsung di Auditorium Kemendukbangga, Rabu (26/11/2025).

Pengakuan Atas Kualitas dan Akurasi Data

Wakil Gubernur Taj Yasin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemutakhiran data keluarga di Jawa Tengah. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, BKKBN, hingga para kader pendata di lapangan.

Baca Juga : Majukan PSSI Jateng, Kairul Anwar Usung 5 Program

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Jawa Tengah serius dalam menjaga kualitas dan akurasi data keluarga. Data yang baik adalah dasar dari kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Taj Yasin usai menerima penghargaan.

Ia menegaskan, data keluarga memiliki peran sangat penting dalam penyusunan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, ketahanan keluarga, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dorong Program Pembangunan Lebih Tepat Sasaran

Menteri Kemendukbangga, Wihaji, dalam sambutannya menekankan bahwa pendataan keluarga yang akurat dan mutakhir menjadi kunci keberhasilan berbagai program pemerintah.

“Tanpa data yang valid, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kami memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang mampu menjaga kualitas pendataan dengan baik, termasuk Jawa Tengah,” katanya.

Menurut Wihaji, penghargaan ini diharapkan dapat memacu daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas pendataan keluarga secara berkelanjutan.

Hasil Kerja Kader dan Petugas Lapangan

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi ribuan kader pendata keluarga, penyuluh KB, hingga aparatur desa yang terlibat langsung dalam proses pemutakhiran data.

“Mereka bekerja dari rumah ke rumah untuk memastikan setiap data keluarga terverifikasi dengan benar. Ini kerja besar yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, data tersebut menjadi rujukan penting dalam menentukan sasaran berbagai intervensi pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan sosial.

Komitmen Jaga Kualitas di Masa Depan

Pemprov Jawa Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendataan keluarga di masa mendatang. Selain melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi dan integrasi sistem data juga akan terus diperkuat.

Dengan raihan peringkat tiga nasional ini, Jawa Tengah diharapkan semakin mantap dalam mewujudkan pembangunan berbasis data yang akurat, terukur, dan berkelanjutan.