Jateng post — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Terbaik untuk kategori provinsi dengan kapasitas fiskal tinggi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Tempo Media.
Acara penghargaan berlangsung di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta, Senin malam (1/12/2025). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Pemprov Jateng dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari inovasi layanan kesehatan, salah satunya melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program ini memungkinkan dokter spesialis turun langsung melayani masyarakat hingga ke desa-desa terpencil.
Baca Juga : 4,6 Juta Warga Jateng Terlayani Cek Kesehatan Gratis
“Melalui program Dokter Spesialis Keliling, masyarakat desa kini bisa mendapatkan layanan kesehatan spesialistik tanpa harus pergi jauh ke rumah sakit besar. Ini bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Luthfi usai menerima penghargaan.
Ia menegaskan, layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, Pemprov Jateng terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer hingga rujukan dengan memanfaatkan teknologi, peningkatan sumber daya manusia, serta penguatan fasilitas kesehatan.
Selain Speling, Pemprov Jateng juga mengembangkan penguatan layanan Puskesmas, optimalisasi rumah sakit daerah, serta integrasi layanan dengan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan jangkauan pelayanan sekaligus menekan kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Pengelolaan Layanan Kesehatan Jateng Tuai Apresiasi Nasional
Kementerian Dalam Negeri dalam sambutannya menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan kepada daerah yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di sektor pelayanan publik strategis seperti kesehatan. Jawa Tengah dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara kualitas layanan, efisiensi anggaran, serta pemerataan akses.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat,” kata perwakilan Kemendagri dalam acara tersebut.
Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus memperluas cakupan layanan kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan di seluruh wilayah. Gubernur Luthfi menargetkan ke depan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena faktor jarak dan keterbatasan fasilitas.















